Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan “Workshop Analisis Kurikulum Berdasarkan Kebutuhan Pasar“ yang merupakan rangkaian kegiatan untuk tindak lanjut temuan akreditasi internasional AQAS. Tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan kurikulum Ilmu Kelautan FPIK UB sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di masa depan. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid pada Rabu/13 September 2023 dengan mengundang beberapa stakeholder yaitu Prof. Widodo S. Pranowo (STTAL), M. Barmawi, M.Sc (BPSPL Denpasar), Dr. Ratih Pangestuti (BRIN), beberapa perwakilan alumni, serta perwakilan mahasiswa Ilmu Kelautan yang merupakan evaluator kurikulum Program Studi Ilmu Kelautan.

Prof. Widodo S. Pranowo menyebutkan, “Sarana dan prasarana laboratorium perlu disesuaikan dengan kebutuhan riset saat ini dan yang akan datang, menyesuaikan Pola Ilmiah Pokok (PIK) Ilmu Kelautan FPIK UB.” Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pengembangan hard skill dan soft skill untuk Oseanografi mencakup survey lapangan, analisis data dan pemodelan. Pada bidang Oseanografi, beberapa sarana dan prasarana laboratorium yang diperlukan diantaranya adalah ADCP, DGPS, sensor bathymetri, software pengolah data hidro-oseanografi dan lainnya.

Prof. Widodo S. Pranowo memberikan materi pada workshop kurikulum Prodi Ilmu Kelautan

Pemahaman bahwa Program Studi diharuskan untuk memenuhi kebutuhan baik pasar maupun kebutuhan akreditasi dalam waktu 4 tahun kedepan, membuat kurikulum harus terus berkembang. Sehingga pada kegiatan ini, Program Studi Ilmu Kelautan mendapatkan masukan dari stakeholder dan alumni untuk mendukung rekonstruksi kurikulum. Dimana pengimplementasian rekonstruksi kurikulum akan dilakukan untuk tahun kurikulum 2024 – 2028 sehingga Program Studi Ilmu Kelautan mempunyai waktu selama kurang dari satu tahun untuk melakukan modifikasi kurikulum  khususnya terkait dengan muatan materi mata kuliah.

Evaluasi dari stakeholder, alumni serta mahasiswa sangat membantu Program Studi Ilmu Kelautan dalam hal rekonstuksi kurikulum. Selanjutnya Program Studi Ilmu Kelautan akan menentukan arahan kurikulum  serta target lulusan Ilmu Kelautan sesuai dengan hasil evaluasi dari kegiatan ini.[FOS/DKS]