Ditulis pada tanggal 30 October 2017, oleh staff psik 1, pada kategori jurnal

EFEKTIFITAS EKSTRAK KASAR FENOL Gracilaria sp. SEBAGAI IMUNOSTIMULAN TERHADAP HISTOPATOLOGI OTOT IKAN MAS (Cyprinus carpio) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila

Ismaningdyah Kurniawati1*, Maftuch1, dan Anik Martinah Hariati1
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang,
Jalan Veteran, Kode Pos 65145, Indonesia.
Email: ismania92@gmail.com
Email: maftuch2@gmail.com
Email : amhariati09@gmail.com
*Email: ismania92@gmail.com
Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang, 2016
Abstrak- Produksi perikanan khususnya pada sistem budidaya menunjukkan adanya tren peningkatan setiap tahunnya. Namun demikian, usaha budidaya tersebut tidak dapat terlepas dari resiko penyakit. Jenis penyakit yang mudah menyerang adalah yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri Aeromonas hydrophila adalah jenis bakteri negative yang dapat menginfeksi dan memproduksi toksin serta menyebabkan kerusakan jaringan pada ikan. Pengobatan dengan menggunakan antibiotik akan
menimbulkan efek samping apabila digunakan berlebihan, sehingga perlu alternatif lain dengan menggunaan bahan yang lebih alami dan ramah lingkungan. Alga merah Gracilaria sp. banyak digunakan sebagai bahan makanan, ternyata memiliki bahan aktif fenol yang juga berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan bahan aktif tersebut diduga dapat meningkatkan respon imun non spesifik pada ikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa dosis terbaik yang digunakan untuk dapat
menurunkan tingkat kerusakan otot pada ikan mas (Cyprinus carpio). Metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 48 jam, kemudian dilanjutkan dengan rotari evaporator untuk menghasilkan ekstrak kasar fenol. Perendaman pada ikan untuk imunostimulan dilakukan dengan menggunakan dosis ekstrak diantaranya adalah 1, 1,5 dan 2 (g/L). Hasil menunjukkan, dosis 1,5% memberikan dampak optimal terhadap penurunan kerusakan otot pada ikan dibandingkan dengan dosis yang lain. Kerusakan yang ditemukan pada jaringan otot yaitu nekrosis, degenerasi hyaline dan edema. Analisa dengan menggunakan ANOVA menunjukkan hasil yang berbeda nyata dengan rerata skoring kerusakan otot berupa nekrosis, degenerasi hyaline dan edema berturut -turut adalah 1,4, 1,7, 1,4.
Kata kunci: Gracilaria sp., Perbaikan jaringan otot, Nekrosis, Degenerasi hyaline, Edema.
Untuk detailnya, silahkan download dibawah ini :