Studi Tentang Managemen Pengelolaan Budidaya Rumput Laut, Eucheuma spinosum di Madura Kepulauan

Dalam Rangka Pengembangan Industri Bahari

Muhammad Musa, Nursyam H dan Harahap N

Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang

ABSTRAK

Diterima tanggal 11 Februari 2005, disetujui tanggal 4 Juli 2005

Penelitian ini dilakukan selama 3,5 bulan, pada tahun 2004 di pesisisr pedesaan pantai Madura Kepulauan (Kangean, Raas, Sapudi), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Materi penelitian yang digunakan adalah jenis rumput laut jenis Euchema spinoseum yang dihasilkan dari petani/nelayan tradisional yang diusahakan di pantai pesisir Madura Kepulauan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkankeadaan sistem budidaya, penanganan pasca panen, pemasaran, kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah survey potensi, struktur masyarakat, dan sistem teknologi pascapanen dengan cara pengumpulan data primer dan sekunder. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa usaha budidaya rumput laut di pulau Sepeken dan Raas tergolong komersial, sedangkan di Kangean dan Sapudi belum dilakukan, Raas tergolong komersial. Untuk meningkatkan nilai tambah komoditi, pengolahan sebagai tepung agar – agar, karagenan, ataupun alginat perlu diintroduksikan. Sistem pemasaran masih dilakukan secara individu belum ada sistem kelembagaan yang mengatur, teknologi pascapanen masih dalam bentuk pengeringan. Dalam rangka pengembangan industri bahari, disarankan teknologi pascapanen dan pengolahan dilakukan ditempat. Hal ini mengingat letaknya yang terpencil sehingga dapat mengurangi kerugian selama transportasi.

Kata kunci : Rumput laut, Budidaya, Pasca panen, Diverskasi.

Untuk lebih lanjut silahkan lihat dan download dibawah ini :

Download (PDF, 1.28MB)