Visitasi Luring Akreditasi AQAS di FPIK UB



Visitasi luring merupakan lanjutan dari proses akreditasi AQAS daring pada 6 Prodi di FPIK UB, yang terdiri dari S1 Manajemen Sumber Daya Perairan, S1 Teknologi Hasil Perikanan, S1 Agrobisnis Perikanan, S1 Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, S1 Ilmu Kelautan dan S2 Budidaya Perairan. Pada Tanggal 2 – 3 Agustus 2022, panel expert AQAS yang terdiri dari Prof. Johan Verreth dari Wageningen University dan Prof.Ari Purbayanto dari IPB, didampingi oleh Doris Herrmann selaku managing director AQAS, berkunjung ke kampus utama FPIK UB dan Marine Station FPIK UB, Sendangbiru.

Panel expert AQAS Prof. Johan Verreth dan Prof. Ari Purbayanto didampingi managing director Doris Herrmann mengunjungi laboratorium Marine Station FPIK UB

Kegiatan hari pertama diawali dengan diskusi tim AQAS dengan manajemen FPIK, dilanjutkan dengan peninjauan beberapa laboratorium dan sarana pendukung kegiatan akademik. Setelah itu, tim AQAS dan jajaran pimpinan FPIK dan LPM UB melakukan verifikasi lapangan ke Marine Station Sendangbiru. Pada lokasi tersebut, hadir pula mitra FPIK dari Clungup Mangrove Conservation dan UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap selaku stakeholder yang senantiasa memberikan support bagi mahasiswa dan civitas akademika FPIK dalam melaksanakan kegiatan praktikum, penelitian serta pengabdian masyarakat. Prof. Johan Verreth mengapresiasi upaya FPIK UB dalam pengembangan fasilitas penunjang pembelajaran, serta memberikan beberapa masukan terkait pelaksanaan kegiatan lapangan di Marine Station, agar dapat memberikan pengalaman pembelajaran memenuhi standar bagi mahasiswa FPIK.

Sesi diskusi panel expert dengan tim dosen dari 6 prodi

Hari kedua merupakan sesi diskusi dengan tim dosen dari 6 Prodi yang diakreditasi. Pada sesi ini, tim panel expert dari AQAS mengkonfirmasi proses penerimaan mahasiswa terutama pada program Magister, agar memenuhi kebutuhan standar kurikulum yang telah ditentukan. Lebih jauh, panel expert memberikan masukan agar FPIK UB lebih banyak  mengalokasikan support dana untuk para dosen muda dalam melaksanakan kegiatan riset. Prof. Ari Purbayanto memberikan masukan terkait peningkatan infrastruktur,SDM (peningkatan jumlah Doktor) serta inivasi sistem pembelajaran untuk mengantisipasi jumlah mahasiswa yang cukup besar. Dekan FPIK UB, Prof. Maftuch, menambahkan bahwa FPIK UB telah memiliki rencana pengembangan SDM melalui hibah riset pada tiap level asisten ahli sampai dengan Profesor, serta rencana penambahan area untuk fasilitas kampus terutama di Malang selatan.

Pada kesimpulan yang diberikan, tim panel expert AQAS sangat mengapresiasi kesiapan dan kerja keras FPIK UB dalam pelaksanaan kegiatan visitasi luring, yang merepresentasikan ambisi besar dari Universitas dan Fakultas untuk mendapatkan akreditasi internasional AQAS.

Sesi foto bersama panel expert dengan tim akreditasi FPIK UB


Leave a Reply