Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP)


FPIK-5.png

Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) memiliki 5 program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan 1 program studi PSDKU (Program Studi Di Luar Kampus Utama) yaitu:

Program Studi S1 Manajamen Sumberdaya Perairan (MSP) Akreditasi A (2032/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2019)

Program Studi S1 Teknologi Hasil Perikanan (THP) Akreditasi A (1107/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2018)

Program Studi S1 Budidaya Perairan (BP) Akreditasi A (3744/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2017)

Program Studi S2 Budidaya Perairan Akreditasi A (1132/SK/BAN-PT/Akred/M/IV/2018)

Program Studi S3 Ilmu Perikanan Akreditasi B (1916/SK/BAN-PT/Akred/D/VII/2018)

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

Manajemen Sumberdaya Perairan menyediakan seperangkat kurikulum untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengelola sumberdaya perairan dan perikanan yang berwawasan lingkungan. Untuk menyelesaikan studinya, mahasiswa diwajibkan untuk menempuh SKS minimal 144 SKS yang terdiri dari mata kuliah wajib sebanyak 127 SKS dan mata kuliah pilihan sebanyak 17 SKS. Waktu studi dapat ditempuh 8 – 14 semester. Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang dilakukan oleh Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan adalah kuliah, mengerjakan tugas, praktikum, melakukan penelitian tugas akhir yaitu PKL dan skripsi, yang diakhiri dengan seminar dan ujian. Di samping itu juga, untuk dapat menyandang gelar sarjana, mahasiswa diwajibkan lulus ujian komputer dan TOEFL dengan nilai minimal sebesar 450. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan memiliki tiga macam pusat kajian yang merupakan ruang lingkup ilmu yang dipelajari yaitu Ilmu Lingkungan Perairan, Manajemen Sumberdaya Pesisir dan Lautan, dan Bioteknologi Sumberdaya Perairan.
0
Mahasiswa Aktif
0
Tenaga Pengajar
0 +
Alumni

Jumlah mahasiswa aktif Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan sampai tahun 2019/2020 sebanyak 584 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 22 orang dengan strata pendidikan S3 (3 orang professor) dan S2. Alumni yang sudah dihasilkan sebanyak > 1500 orang yang tersebar di berbagai daerah dengan lingkup pekerjaan sebagai PNS, konsultan, BUMN, Industri, Perbankan, Peneliti, Entrepreneur, dan Tenaga Pengajar.

Visi

Mewujudkan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan menjadi lembaga yang secara berkelanjutan mampu bersaing ditingkat Internasional pada tahun 2025.

Misi

Menyelenggarakan proses pendidikan untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan relevan dengan perkembangan IPTEK dan kewirausahaan dibidang sumberdaya perairan dan memberdayakan masyarakat perikanan melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Studi Budidaya Perairan

Budidaya Perairan (Aquaculture) adalah suatu program studi yang didirikan dan ditujukan untuk mempelajari ilmu-ilmu dan teknologi budidaya perairan serta pengelolaan kegiatan budidaya mulai dari perairan tawar, payau, dan laut yang berkelanjutan (Sustainable Aquaculture). Fokus pengkajian atau minat terhadap masalah-masalah tertentu dalam kegiatan budidaya perairan tercermin pada tugas akhir mahasiswa. Fokus pengajian nya yaitu Reproduksi dan Pemuliaan Ikan, Nutrisi Ikan, Parasit dan Penyakit Ikan, dan Manajemen Budidaya Perikanan.

0
Mahasiswa Aktif
0
Tenaga Pengajar
0 +
Alumni

Jumlah mahasiswa aktif Program Studi Budidaya Perairan sampai tahun 2019/2020 sebanyak 571 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 26 orang dengan strata pendidikan S3 (3 orang professor) dan S2. Alumni yang sudah dihasilkan sebanyak > 1500 orang yang tersebar di berbagai daerah dengan lingkup pekerjaan sebagai PNS, konsultan, BUMN, Industri, Perbankan, Peneliti, Entrepreneur, dan Tenaga Pengajar.

Paket teknologi aplikatif yang telah dihasilkan...

  • Selective breeding (broodstock management)
  • Gynogenesis
  • Polyploidisasi (triploid dan tetraploid)
  • Induce spawning (perangsangan pemijahan)
  • Pengembangbiakan buatan
  • Sex reversal
  • Sistem resirkulasi
  • Aquaculture waste management (bioremediation)
  • Integrated Aquaculture concept
  • Produksi dan pengkayaan pakan alami
  • Teknologi pengangkutan ikan
  • Pengembangan wilayah budidaya
  • Feed additive
  • Berbagai teknologi tepat guna pembenihan

Visi

Menjadi institusi yang menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, unggul dan berstandar internasional dan mampu mengoptimalkan produktifitas sumberdaya perikanan dengan suatu rekayasa sistem akuakultur yang berwawasan lingkungan pada tahun 2025.

Misi

Menyelenggarakan proses pembelajaran yang meliputi kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan lulusan berkualitas, berwawasan ke depan, berdisiplin, bermoral tinggi dan berjiwa kewirausahaan.

"Quality Assurance Aquaculture"

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan

Program studi Teknologi Hasil Perikanan menyelenggarakan proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang Teknologi Hasil Perikanan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh Kemenristek Dikti dengan mengedepankan mutu lulusan yang siap menghadapi kompetisi global.
Peningkatan kemampuan peserta didik dilakukan dengan berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat dalam rangka pembangunan perikanan berkelanjutan.

0
Mahasiswa Aktif
0
Tenaga Pengajar
0 +
Alumni

Jumlah mahasiswa aktif Program Studi Teknologi Hasil Perikanan sampai tahun 2019/2020 sebanyak 628 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 25 orang dengan strata pendidikan S3 (3 orang professor) dan S2. Alumni yang sudah dihasilkan sebanyak > 1500 orang yang tersebar di berbagai daerah dengan lingkup pekerjaan sebagai PNS, konsultan, BUMN, Industri, Perbankan, Peneliti, Entrepreneur, dan Tenaga Pengajar.

Visi

Menjadi program studi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pusat informasi ilmiah mengenai diversifikasi produk, peningkatan mutu, dan pengembangan produk perikanan tradisional. Berperan aktif dalam perancangan dan pengembangan sistem produksi usaha kecil dan menengah berbasis perikanan dalam rangka mengantisipasi globalisasi.

Misi

Menyelenggarakan proses belajar mengajar yang menghasilkan lulusan berkualitas, berwawasan jauh ke depan, berdisiplin, dan bermoral tinggi, berjiwa wirausaha yang relevan dengan kebutuhan sarjana Teknologi Hasil Perikanan dengan mengupayakan nuansa akademis yang kondusif.

Program Studi Magister Budidaya Perairan

0
Mahasiswa Aktif
0
Tenaga Pengajar
0 +
Alumni

Jumlah mahasiswa aktif Program Studi Magister Budidaya Perairan sampai tahun 2019/2020 sebanyak 36 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 25 orang dengan strata pendidikan S3 (3 orang professor). Alumni yang sudah dihasilkan sebanyak > 300 orang yang tersebar di berbagai daerah dengan lingkup pekerjaan sebagai PNS, konsultan, BUMN, Industri, Perbankan, Peneliti, Entrepreneur, dan Tenaga Pengajar.

Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan

0
Mahasiswa Aktif
0
Tenaga Pengajar
0 +
Alumni

Jumlah mahasiswa aktif Program Studi Doktor Ilmu Kelautan dan Perikanan sampai tahun 2019/2020 sebanyak 27 orang dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 26 orang dengan strata pendidikan S3 (3 orang professor). Alumni yang sudah dihasilkan sebanyak > 160 orang yang tersebar di berbagai daerah dengan lingkup pekerjaan sebagai PNS, konsultan, BUMN, Industri, Perbankan, Peneliti, Entrepreneur dan Tenaga Pengajar.

PSDKU (Program Studi Diluar Kampus Utama) Akuakultur

Sejarah Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Akuakultur merupakan pengembangan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang yang telah memperoleh akreditasi A dengan SK BAN-PT Nomor 3744/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2017. Untuk mengantisipasi perkembangan produksi budidaya perairan, kebutuhan tenaga kerja dibidang akuakultur, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan sarjana, terutama lulusan SMA. Maka sehubungan dengan Izin Pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama yang ditetapkannya Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 944/KPT/I/2018, Universitas Brawijaya membuka Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) yakni PSDKU Akuakultur. Selain itu, tedapat urgensi berdasarkan tingginya jumlah peminat program studi Budidaya Perairan di Universitas Brawijaya, Malang yang tidak dapat tertampung sehingga ditindak lanjuti dengan membuka program studi baru. Dengan demkian masih banyak peluang daya tampung lapangan kerja dalam bidang akuakultur, untuk lulusan program studi S1 PSDKU Akuakultur.

PSDKU Akuakultur didirikan dan ditujukan untuk mempelajari ilmu dan teknologi budidaya perairan serta pengelolaan kegiatan budidaya pada perairan tawar, payau dan laut yang berkelanjutan dengan menjadikan teknologi, rekayasa dan manajemen perikanan budidaya ikan hias serta entrepreneurship/ kewirausahaan sebagai penciri keunggulan keilmuan budidaya dan sesuai salah satu ciri Universitas Brawijaya sebagai Enterpreneur University menuju ke World Class University dengan fokus kajian yakni:

  1. Reproduksi Ikan
  2. Produksi Budidaya Ikan
  3. Nutrisi Ikan
  4. Penyakit dan Kesehatan Ikan

Visi

Menjadi institusi yang menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, unggul dan berstandar internasional dan mampu mengoptimalkan produktifitas sumberdaya perikanan dengan suatu rekayasa sistem akuakultur tawar, payau dan laut yang berwawasan lingkungan pada tahun 2035

Misi

Menyelenggarakan proses pembelajaran yang meliputi kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan lulusan berkualitas, berwawasan ke depan, berdisiplin, bermoral tinggi dan berjiwa kewirausahaan.

Tujuan dari PSDKU Akuakultur adalah mencetak Sarjana Perikanan yang :
1 Berjiwa wirausaha, berkesadaran ketuhanan, kemanusiaan, dan lingkungan.
2 Menemukan dan megembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang akuakultur
3 Menemukan dan mengembangkan sistem dan teknik pembelajaran inovatif dalam keilmuwan akuakultur
4 Memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, pendampingan dan konsultasi.