Ditulis pada tanggal 16 April 2018, oleh PSIK FPIK, pada kategori Berita

Tahun ini, kontingen FPIK untuk Rector Cup diperkuat oleh 16 tim, terdiri dari 4 tim untuk PKM-GT, serta masing-masing dua tim untuk PKM-KC, PKM-M, PKM-T, PKM-K, PKM-P SOSHUM dan PKM-P EKSAKTA. Mereka berkompetisi dengan total 205 tim dari seluruh peserta Rector Cup UB Tahun 2018, yang berlangsung pada hari Minggu, 15 April 2018. Hasil akhir yang didapatkan oleh kontingen Rector Cup FPIK UB Tahun 2018 adalah  dua medali emas, tiga medali perak dan satu juara favorit. Perolehan ini menempatkan FPIK UB pada posisi empat klasemen akhir kompetisi. Medali emas didapatkan dari tim PKM M 1 dengan judul “Fajar Bengawan Sangkara Brantas: Dari Pokmaswas Untuk Bader Bang” dan tim PKM GT 1 dengan judul X-Land:Eco-Dollar From 5,000 Small Islands of Nusantara”. Medali perak didapatkan dari tim PKM GT 2 dengan judul “Famousea-Pemanfaatan Wilayah Laut: sebagai Solusi Krisis Lahan di Daratan dalam Mencukupi Kebutuhan Pangan”, tim PKM K 2 dengan judul “BODY LOLI: Inovasi Produk Body Scrub Berbasis Tinta Cumi Untuk Kulit yang Lebih Sehat” dan tim PKM M2 dengan judul “DEWI RANI: Pengembangan Ranu Pani sebagai Desa Wisata Adat Tengger di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru”. Sementara itu, tim PKM KC 1 meraih juara favorit melalui inovasi teknologi dengan judul “MARIER (Marine Oil Sucker): Kerlip Nalar Menyerap Limbah Minyak di Pelabuhan untuk Mewujudkan Kehidupan Laut yang Lestari dan Berkelanjutan”. Apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada seluruh tim dan instrumen pendukung kontingen Rector Cup FPIK UB, karena atas kerja keras yang dilakukan selama persiapan, FPIK UB senantiasa konsisten termasuk dalam jajaran papan atas pada setiap kompetisi Rector Cup Universitas Brawijaya.